sudahlah, harry
jaga saja perasaanmu, yakin tidak akan pernah berubah
tidak perlu memikir bagaimana orang lain menjaga perasaannya
yang nampak kelak adalah yang setia pada ucap dan ingkar dalam perbuatan
aku cuma takut patah
patah kecil yang membuatku patah sepatah-patahnya
bisa karena aku yang tidak pantas untuknya
karena dia yang terlalu sempurna untuk aku yang biasa saja
lalu aku merasa rendah
dan takut bahagia ini akan semu pada aku yang mengharap selamanya
kemudian kuucap pada diriku sendiri
"kalau benar kau cinta, kau akan perbuat segalanya"
"hanya satu, tapi kurasa bahagia ditemukan pada tiap sisi dirinya"
"bila hendak bersamanya, kau harus betul berjuang"
"karena aku cinta, semunya berpihak padaku"
.
.
Iya dek.. kau yang mampu buatkan bahagia, kau juga yang mampu hadirkan sengsara..
untuk aku yang sulit untuk berjanji
menganggap ucapan-ucapan tidak mudah untuk dilemparkan
pada harap dan antusias,
sebaiknya segera sadar diri saja
.
bila kecewa pada orang lain membuatmu jengah dan lelah,
seharusnya kau marah pada dirimu saja.
jangan menggantung ucap pada orang lain,
itu bukan sesuatu yang bisa kau pegang.
.
Janganlah marah kepada orang lain atas perasaanmu sendiri...
.
Jangan mudah kecewa, harryasa. hubungi dia besok..